Mengganti template Blogger adalah salah satu cara yang bisa dilakukan untuk memperbarui tampilan blog agar lebih rapi, nyaman digunakan, dan sesuai dengan kebutuhan saat ini. Namun, bagi Blogger pemula, proses ini sering menimbulkan kekhawatiran: apakah artikel akan hilang setelah template diganti?
Pada dasarnya, mengganti template Blogger tidak sama dengan menghapus artikel atau membuat blog baru. Artikel, halaman, dan komentar yang sudah tersimpan di blog tetap berada di dalam blog. Yang berubah terutama adalah tampilan dan struktur template yang digunakan.
Meskipun begitu, proses cara mengganti template Blogger tetap perlu dilakukan dengan hati-hati. Beberapa pengaturan, widget, menu navigasi, kode tambahan, atau elemen lain dari template lama dapat berubah atau tidak ikut terbawa ke template baru.
Karena itu, sebelum melakukan ganti template Blogger, sebaiknya lakukan backup terlebih dahulu dan catat bagian-bagian penting yang masih digunakan. Dengan begitu, proses pergantian template dapat dilakukan dengan lebih aman.
Apakah Mengganti Template Blogger Bisa Menghapus Artikel?
Mengganti template Blogger tidak bertujuan untuk menghapus artikel yang sudah dipublikasikan. Artikel merupakan bagian dari konten blog, sedangkan template berfungsi mengatur bagaimana konten tersebut ditampilkan.
Jadi, setelah template baru diterapkan, artikel yang sebelumnya sudah ada seharusnya tetap tersedia di blog. Hal yang perlu diperhatikan adalah tampilan artikel tersebut mungkin berubah mengikuti struktur template baru.
Selain artikel, beberapa data dan bagian blog yang perlu diperhatikan sebelum mengganti template antara lain:
- Artikel yang sudah dipublikasikan.
- Halaman statis seperti About, Contact, atau Disclaimer.
- Komentar yang sudah masuk.
- Widget yang sebelumnya dipasang melalui Layout.
- Menu navigasi.
- Kode iklan atau kode tambahan yang ditempatkan pada template lama.
- Kode pelacakan atau integrasi tertentu yang dipasang secara manual.
- Pengaturan tampilan dan elemen khusus dari template sebelumnya.
Bagian-bagian tersebut tidak semuanya diperlakukan sama ketika template diganti. Karena itu, backup dan pemeriksaan setelah pemasangan tetap penting.
Persiapan Sebelum Mengganti Template Blogger
Jangan langsung melakukan upload template XML Blogger begitu mendapatkan template baru. Luangkan waktu untuk memeriksa blog terlebih dahulu.
1. Pastikan Blog yang Akan Diganti Sudah Benar
Jika Anda memiliki lebih dari satu blog dalam satu akun Google, pastikan terlebih dahulu bahwa Anda sedang membuka blog yang memang ingin diganti templatenya.
Kesalahan memilih blog dapat membuat perubahan dilakukan pada blog yang tidak dimaksud. Karena pergantian template merupakan perubahan tampilan yang cukup besar, sebaiknya periksa nama blog dan alamatnya sebelum melanjutkan.
2. Siapkan File XML Template Baru
Template Blogger umumnya tersedia dalam format XML. Pastikan file template yang akan digunakan memang diperuntukkan bagi Blogger atau Blogspot dan berasal dari sumber yang Anda percaya.
Simpan file XML tersebut di lokasi yang mudah ditemukan. Jika file yang diunduh masih berupa ZIP atau RAR, ekstrak terlebih dahulu dan cari file XML di dalamnya.
3. Lakukan Backup Template Blogger Lama
Ini merupakan salah satu langkah penting sebelum mengganti template. Backup template lama dapat membantu Anda menyimpan salinan struktur template yang sedang digunakan.
Jika setelah mengganti template terdapat masalah dan Anda ingin kembali ke tampilan sebelumnya, file backup dapat digunakan kembali sesuai dengan fitur pemulihan template yang tersedia di Blogger.
4. Catat Widget dan Pengaturan Penting
Jangan hanya mengandalkan backup template. Beberapa widget dan pengaturan yang ada pada blog sebaiknya tetap dicatat secara terpisah.
Misalnya, catat:
- Nama dan isi widget penting.
- Menu navigasi yang digunakan.
- Link halaman penting.
- Kode HTML atau JavaScript tambahan.
- Kode iklan yang dipasang secara manual.
- Kode analitik atau layanan pihak ketiga yang ditambahkan secara manual.
Langkah ini akan memudahkan Anda ketika harus memasang kembali bagian yang tidak tersedia pada template baru.
Cara Mengganti Template Blogger Tanpa Menghilangkan Artikel
Setelah persiapan selesai, Anda dapat mulai mengganti template. Berikut alur yang dapat digunakan oleh Blogger pemula.
Langkah 1: Backup Template Blogger Lama
Masuk ke dashboard Blogger, kemudian pilih blog yang ingin diubah. Selanjutnya cari bagian pengaturan tema atau template sesuai tampilan dashboard Blogger yang Anda gunakan.
Sebelum mengunggah template baru, cari opsi untuk melakukan backup atau pencadangan template. Simpan file hasil backup di komputer dengan nama yang mudah dikenali.
Contohnya, Anda dapat memberikan nama seperti:
template-blog-lama-backup.xml
Tujuannya sederhana: Anda dapat membedakan file template lama dari file template baru.
Langkah 2: Simpan Widget dan Kode Penting
Periksa bagian Layout pada Blogger. Lihat widget apa saja yang digunakan di halaman utama, sidebar, footer, atau area lainnya.
Jika ada widget yang berisi informasi penting, salin isinya terlebih dahulu. Hal yang sama berlaku untuk kode HTML, JavaScript, iklan, atau kode lain yang sengaja Anda tambahkan.
Dengan melakukan langkah ini, Anda tidak perlu mencari kembali seluruh kode ketika template baru sudah diterapkan.
Langkah 3: Periksa File XML Template Baru
Buka folder tempat template baru disimpan dan pastikan file XML tersedia. Jika Anda mendapatkan beberapa file, jangan langsung memilih file secara acak.
Biasanya paket template dapat berisi beberapa file, misalnya dokumentasi, gambar, lisensi, dan file XML. Gunakan file XML template yang memang ditujukan untuk Blogger.
Langkah 4: Upload Template XML Blogger
Setelah backup selesai, gunakan fitur upload atau impor template yang tersedia pada pengaturan tema Blogger untuk memasukkan file XML baru.
Pilih file XML template yang sudah disiapkan, kemudian lanjutkan proses pemasangan sesuai petunjuk yang ditampilkan oleh Blogger.
Pada tahap ini, yang perlu diperhatikan adalah jangan menghapus blog atau menghapus postingan. Pergantian template dilakukan pada bagian tema, bukan pada daftar artikel.
Langkah 5: Tunggu Sampai Template Selesai Diterapkan
Setelah proses upload selesai, buka blog menggunakan alamat blog Anda. Jangan langsung menganggap proses selesai hanya karena template baru sudah terlihat.
Periksa beberapa bagian penting untuk memastikan template baru bekerja dengan baik.
Apa yang Harus Dicek Setelah Mengganti Template Blogger?
Setelah template baru aktif, lakukan pemeriksaan dari halaman utama hingga halaman artikel. Langkah ini penting karena setiap template memiliki struktur HTML, widget, menu, dan desain yang berbeda.
1. Periksa Artikel
Buka beberapa artikel lama secara acak. Pastikan judul, isi artikel, gambar, tabel, video, dan elemen lainnya masih dapat ditampilkan dengan baik.
Anda tidak harus memeriksa seluruh artikel satu per satu. Untuk pemeriksaan awal, pilih beberapa artikel lama dengan format konten yang berbeda.
2. Periksa Halaman Statis
Jika blog memiliki halaman seperti Tentang Kami, Kontak, Kebijakan Privasi, atau halaman lainnya, buka beberapa halaman tersebut.
Pastikan kontennya masih tersedia dan tampilannya tidak mengalami masalah setelah menggunakan template baru.
3. Periksa Menu Navigasi
Menu merupakan bagian yang sering perlu diperiksa setelah mengganti template. Pastikan link menuju halaman, label, artikel tertentu, atau bagian lain masih mengarah ke tujuan yang benar.
Jika template baru menggunakan struktur menu yang berbeda, Anda mungkin perlu menyesuaikan kembali daftar menu tersebut.
4. Periksa Widget
Tidak semua widget dari tampilan sebelumnya akan otomatis memiliki posisi yang sama pada template baru. Periksa sidebar, footer, area header, dan bagian lain yang sebelumnya berisi widget.
Jika ada widget yang hilang atau tampil tidak sesuai, buka kembali bagian Layout untuk melakukan penyesuaian.
5. Periksa Gambar dalam Artikel
Buka beberapa artikel lama dan lihat apakah gambar masih tampil dengan benar. Perhatikan juga ukuran gambar agar tidak menyebabkan tampilan artikel menjadi terlalu lebar pada perangkat tertentu.
6. Periksa Tampilan di Smartphone
Jangan hanya memeriksa blog menggunakan komputer. Buka blog melalui smartphone atau gunakan tampilan responsif pada browser.
Periksa apakah menu mudah digunakan, teks dapat dibaca, gambar tidak keluar dari area konten, dan artikel tetap nyaman untuk dibaca.
7. Periksa Link dan Navigasi
Klik beberapa link penting pada halaman utama, menu, sidebar, footer, dan artikel. Pastikan tidak ada link yang mengarah ke alamat yang salah.
Checklist Setelah Ganti Template Blogger
Berikut checklist sederhana yang dapat digunakan setelah template baru dipasang.
| Bagian | Yang Perlu Diperiksa | Status |
|---|---|---|
| Artikel | Judul, isi, gambar, tabel, dan video tampil dengan baik. | Ya / Tidak |
| Halaman | Halaman statis masih tersedia dan dapat dibuka. | Ya / Tidak |
| Menu | Link menu mengarah ke halaman atau tujuan yang benar. | Ya / Tidak |
| Widget | Widget penting sudah tersedia atau dapat dipasang kembali. | Ya / Tidak |
| Mobile | Blog nyaman digunakan pada smartphone. | Ya / Tidak |
| Gambar | Gambar artikel tidak terpotong atau keluar dari area konten. | Ya / Tidak |
| Link | Link penting dapat diklik dan menuju tujuan yang benar. | Ya / Tidak |
Apakah Artikel dan Halaman Akan Tetap Ada Setelah Template Diganti?
Secara konsep, pergantian template berbeda dengan penghapusan konten. Template mengatur tampilan blog, sedangkan artikel dan halaman merupakan konten yang tersimpan di dalam blog.
Karena itu, mengganti template bukan berarti Anda harus membuat ulang semua artikel. Namun, Anda tetap perlu memeriksa hasil akhirnya karena template baru dapat menggunakan struktur tampilan yang berbeda.
Hal yang lebih sering membutuhkan perhatian adalah widget, menu, kode tambahan, dan elemen tampilan yang sebelumnya disesuaikan dengan template lama.
Tips Agar Proses Ganti Template Blogger Lebih Aman
Jangan Langsung Menghapus Template Lama
Simpan file backup template lama sebelum memasang template baru. Jangan mengandalkan ingatan atau berharap dapat menemukan kembali file yang sama jika sewaktu-waktu dibutuhkan.
Simpan Salinan Kode Penting
Jika Anda pernah menambahkan kode secara manual, simpan salinannya. Misalnya kode iklan, widget khusus, tombol tertentu, atau kode layanan pihak ketiga.
Gunakan Beberapa Artikel sebagai Sampel Pemeriksaan
Jika blog sudah memiliki banyak artikel, Anda tidak perlu langsung memeriksa semuanya. Mulailah dengan beberapa artikel yang memiliki format berbeda, misalnya artikel dengan banyak gambar, video, tabel, atau kode.
Periksa Blog dari Smartphone
Tampilan desktop yang terlihat rapi belum tentu memberikan pengalaman yang sama pada layar kecil. Karena itu, selalu lakukan pemeriksaan melalui smartphone setelah template baru diterapkan.
Jangan Terburu-buru Mengubah Banyak Hal Sekaligus
Setelah template berhasil dipasang, sebaiknya periksa hasilnya terlebih dahulu. Jika langsung melakukan banyak perubahan, akan lebih sulit mengetahui bagian mana yang menyebabkan masalah apabila terjadi error.
Kesalahan yang Perlu Dihindari Saat Mengganti Template Blogger
Beberapa kesalahan sederhana dapat membuat proses pergantian template menjadi lebih merepotkan. Berikut beberapa hal yang sebaiknya dihindari.
- Tidak melakukan backup template lama. Anda akan kesulitan kembali ke tampilan sebelumnya jika terjadi masalah.
- Tidak menyimpan widget penting. Widget yang diperlukan mungkin perlu dipasang kembali secara manual.
- Langsung memasang template tanpa memeriksa file XML. Pastikan file yang dipilih memang merupakan file template Blogger.
- Tidak memeriksa tampilan mobile. Masalah pada menu, gambar, atau lebar konten dapat lebih mudah terlihat pada smartphone.
- Tidak mengecek menu dan link. Struktur navigasi template baru bisa berbeda dari template sebelumnya.
- Tidak memeriksa artikel lama. Beberapa elemen konten mungkin terlihat berbeda setelah menggunakan struktur template baru.
- Menghapus terlalu banyak elemen sekaligus. Lakukan perubahan secara bertahap agar lebih mudah menemukan penyebab masalah.
Apakah Perlu Backup Artikel Sebelum Mengganti Template?
Backup template tetap penting, tetapi jangan mencampuradukkan fungsi backup template dengan backup konten blog. Template berisi struktur tampilan, sedangkan artikel dan data blog merupakan bagian yang berbeda.
Jika Anda memiliki konten yang sangat penting, sebaiknya tetap memahami dan memanfaatkan fitur pencadangan atau ekspor konten yang disediakan Blogger sesuai kebutuhan. Dengan begitu, Anda memiliki langkah pengamanan tambahan selain menyimpan template lama.
FAQ Cara Mengganti Template Blogger
Apakah mengganti template Blogger akan menghapus artikel?
Mengganti template tidak sama dengan menghapus artikel. Template digunakan untuk mengatur tampilan dan struktur blog, sedangkan artikel merupakan konten yang sudah tersimpan di blog. Meski demikian, lakukan backup dan pemeriksaan setelah pergantian untuk mengantisipasi masalah tampilan.
Apakah komentar akan hilang setelah mengganti template Blogger?
Pergantian template bukan proses untuk menghapus komentar. Namun, cara komentar ditampilkan dapat berbeda tergantung struktur dan fitur template yang digunakan.
Apakah halaman statis tetap ada setelah mengganti template?
Halaman statis merupakan konten blog, sedangkan template mengatur tampilan. Setelah mengganti template, sebaiknya tetap buka beberapa halaman untuk memastikan semuanya tampil dan dapat diakses dengan baik.
Kenapa widget saya berubah setelah mengganti template?
Template baru dapat memiliki struktur area widget yang berbeda. Akibatnya, beberapa widget mungkin membutuhkan penyesuaian posisi atau pemasangan kembali. Karena itu, sebaiknya catat widget penting sebelum melakukan pergantian.
Apakah file XML diperlukan untuk mengganti template Blogger?
Banyak template Blogger pihak ketiga didistribusikan dalam format XML dan dapat dipasang melalui fitur pengelolaan tema Blogger. Pastikan file yang digunakan memang merupakan file template yang sesuai dengan Blogger.
Apakah harus backup template sebelum upload template baru?
Sebaiknya iya. Backup memberikan salinan template lama sehingga Anda memiliki cadangan jika ingin mengembalikan tampilan sebelumnya atau perlu melihat kembali kode yang pernah digunakan.
Apakah setelah mengganti template Blogger harus mengecek semua artikel?
Tidak harus langsung memeriksa seluruh artikel satu per satu. Anda dapat memulai dengan beberapa artikel yang mewakili format konten di blog, kemudian memeriksa bagian yang paling penting seperti gambar, video, tabel, link, dan struktur teks.
Kesimpulan
Cara mengganti template Blogger tanpa menghilangkan artikel pada dasarnya berfokus pada pergantian tampilan blog secara hati-hati, bukan menghapus konten yang sudah dipublikasikan. Artikel dan halaman merupakan bagian dari konten blog, sedangkan template digunakan untuk mengatur bagaimana konten tersebut ditampilkan.
Agar proses ganti template Blogger berjalan lebih aman, lakukan backup template lama, simpan widget dan kode penting, siapkan file XML template baru, kemudian lakukan upload template XML Blogger melalui fitur yang tersedia.
Setelah template baru diterapkan, jangan langsung menganggap pekerjaan selesai. Periksa artikel, halaman, menu, widget, gambar, link, serta tampilan mobile. Dengan pemeriksaan tersebut, Anda dapat menemukan masalah lebih awal dan melakukan penyesuaian sebelum blog digunakan seperti biasa.
