Menu navigasi merupakan salah satu bagian penting dalam sebuah blog. Melalui menu, pengunjung dapat berpindah dari satu halaman ke halaman lain dengan lebih mudah tanpa harus mencari konten secara manual. Karena itu, menu navigasi Blogger sebaiknya tidak hanya terlihat menarik, tetapi juga memiliki susunan yang jelas dan mudah digunakan.
Bagi Blogger pemula, membuat menu navigasi sebenarnya tidak harus rumit. Anda dapat memulainya dari beberapa menu utama seperti Beranda, Tentang, Kontak, dan kategori artikel yang paling penting. Setelah struktur blog semakin berkembang, menu tersebut bisa disesuaikan kembali.
Pada artikel ini, kita akan membahas cara membuat menu Blogger yang rapi, mulai dari menentukan struktur menu, membuat halaman dan kategori, menambahkan link, hingga mengecek tampilannya di perangkat mobile.
Apa Itu Menu Navigasi Blogger?
Menu navigasi Blogger adalah kumpulan tautan yang digunakan untuk membantu pengunjung menemukan bagian-bagian penting di dalam blog. Menu ini biasanya ditempatkan pada bagian atas halaman, di bawah header, atau pada area lain yang mudah ditemukan.
Isi menu dapat berupa link menuju halaman statis, kategori atau label artikel, halaman utama blog, maupun alamat tertentu yang ingin ditampilkan kepada pengunjung.
Contoh struktur sederhana untuk blog pemula:
- Beranda
- Tutorial Blogger
- SEO
- Tips Blogging
- Tentang
- Kontak
Struktur tersebut tidak harus digunakan persis seperti contoh di atas. Susunan menu sebaiknya disesuaikan dengan jenis dan jumlah konten yang tersedia di blog.
Mengapa Navigasi Blog Perlu Dibuat Rapi?
Navigasi yang rapi membantu pengunjung memahami struktur sebuah blog. Ketika seseorang membuka blog untuk pertama kali, menu dapat memberikan gambaran mengenai topik apa saja yang tersedia dan ke mana mereka harus pergi untuk menemukan informasi tertentu.
Menu yang terlalu panjang atau tidak teratur justru dapat membuat pengunjung kesulitan. Karena itu, lebih baik menampilkan beberapa menu yang benar-benar penting daripada memasukkan semua halaman dan kategori ke dalam navbar.
Manfaat Menu Navigasi yang Terstruktur
- Memudahkan pengunjung menemukan konten.
- Membuat struktur blog lebih mudah dipahami.
- Membantu pengunjung berpindah ke halaman penting.
- Membuat tampilan blog terlihat lebih terorganisir.
- Mengurangi kebutuhan pengunjung untuk mencari halaman secara manual.
Menentukan Struktur Menu Blogger Sebelum Membuatnya
Sebelum menambahkan menu, sebaiknya tentukan terlebih dahulu bagian apa saja yang memang diperlukan. Kesalahan yang sering dilakukan pemula adalah membuat terlalu banyak menu sejak awal.
Coba kelompokkan isi blog berdasarkan kebutuhan pembaca. Jika blog membahas tutorial Blogger, misalnya, Anda dapat membuat kategori seperti Blogger, SEO, Template, dan Tutorial.
Untuk blog pribadi, struktur menu dapat dibuat lebih sederhana seperti Beranda, Tentang Saya, Blog, dan Kontak.
| Jenis Blog | Contoh Menu |
|---|---|
| Blog tutorial | Beranda, Blogger, SEO, Tutorial, Tentang, Kontak |
| Blog pribadi | Beranda, Blog, Tentang, Galeri, Kontak |
| Blog berita | Beranda, Berita, Teknologi, Bisnis, Lifestyle |
| Blog bisnis | Beranda, Produk, Layanan, Tentang, FAQ, Kontak |
Jenis Link yang Bisa Digunakan pada Menu Blogger
Salah satu hal penting dalam membuat navbar Blogger adalah memahami jenis tautan yang akan digunakan. Tidak semua menu harus mengarah ke halaman statis.
1. Link ke Halaman Utama
Menu Beranda biasanya mengarah ke alamat utama blog. Menu ini berguna agar pengunjung dapat kembali ke halaman depan dengan cepat.
2. Link ke Halaman Statis
Halaman seperti Tentang, Kontak, Kebijakan Privasi, atau Disclaimer biasanya dibuat sebagai halaman statis. Link halaman tersebut kemudian dapat dimasukkan ke menu navigasi.
3. Link ke Label atau Kategori Artikel
Jika blog memiliki banyak artikel, label dapat digunakan untuk mengelompokkan konten berdasarkan topik. Link label tersebut kemudian bisa digunakan sebagai menu kategori Blogger.
Contohnya, jika Anda memiliki label Blogger, menu dapat diarahkan ke halaman yang menampilkan artikel dengan label tersebut.
4. Link Eksternal
Menu juga dapat diarahkan ke alamat di luar blog, misalnya halaman toko, landing page, formulir, atau situs lain yang memang berkaitan dengan blog.
Cara Membuat Menu Blogger yang Rapi
Setelah struktur menu ditentukan, langkah berikutnya adalah memasukkannya ke dalam template Blogger. Cara yang tersedia dapat berbeda tergantung template yang digunakan. Beberapa template memiliki menu yang dapat diatur melalui Layout, sedangkan template lainnya menggunakan struktur HTML tertentu.
Langkah 1: Tentukan Menu Utama
Mulailah dengan memilih beberapa menu yang paling penting. Untuk blog baru, Anda tidak perlu membuat navbar yang terlalu panjang.
Contoh:
- Beranda
- Blogger
- SEO
- Tips Blogging
- Tentang
- Kontak
Jika ada topik yang belum memiliki cukup artikel, sebaiknya tidak perlu langsung dibuat sebagai menu utama.
Langkah 2: Buat Halaman yang Dibutuhkan
Jika menu akan mengarah ke halaman seperti Tentang atau Kontak, buat halaman tersebut terlebih dahulu. Pastikan setiap halaman memiliki isi yang sesuai dengan nama menu.
Misalnya, menu Tentang sebaiknya mengarah ke halaman yang menjelaskan blog atau pengelolanya, bukan ke halaman artikel biasa.
Langkah 3: Gunakan Label untuk Kategori Artikel
Untuk menu kategori, gunakan label yang konsisten. Misalnya, Anda menggunakan label Blogger untuk artikel yang membahas platform Blogger.
Hindari membuat terlalu banyak label yang memiliki arti hampir sama. Pengelompokan yang konsisten akan membuat struktur konten lebih mudah dipahami.
Langkah 4: Tambahkan Link ke Menu
Pada template yang menyediakan pengaturan menu melalui Layout, buka bagian pengaturan layout yang digunakan untuk navigasi. Tambahkan nama menu dan URL tujuan sesuai struktur yang sudah dibuat.
Jika template menggunakan kode HTML untuk navigasi, link biasanya menggunakan elemen <a>. Contoh struktur sederhananya seperti berikut:
<nav>
<a href="/">Beranda</a>
<a href="/search/label/Blogger">Blogger</a>
<a href="/search/label/SEO">SEO</a>
<a href="/p/tentang.html">Tentang</a>
<a href="/p/kontak.html">Kontak</a>
</nav>
Struktur URL pada contoh tersebut perlu disesuaikan dengan alamat blog, label, dan halaman yang benar-benar ada di blog Anda. Template Blogger yang berbeda juga dapat memiliki struktur navigasi yang berbeda.
Langkah 5: Atur Urutan Menu
Setelah semua link tersedia, atur urutannya berdasarkan kebutuhan pengunjung. Menu yang paling sering digunakan sebaiknya ditempatkan pada posisi yang mudah ditemukan.
Untuk blog sederhana, urutan seperti berikut sudah cukup:
Beranda → Kategori Utama → Tentang → Kontak
Cara Membuat Menu Kategori Blogger dari Label
Jika blog sudah memiliki banyak artikel, penggunaan label dapat membantu membuat navigasi berdasarkan topik. Misalnya blog Anda membahas Blogger, SEO, dan desain blog.
Anda dapat membuat label:
- Blogger
- SEO
- Template Blogger
- Tips Blogging
Kemudian setiap label dapat digunakan sebagai tujuan dari menu kategori.
Hal yang perlu diperhatikan adalah penamaan label. Gunakan nama yang mudah dimengerti dan hindari membuat banyak label yang sebenarnya membahas topik yang sama.
Tips Membuat Navbar Blogger agar Tidak Terlalu Penuh
1. Batasi Menu Utama
Tidak ada aturan bahwa semua halaman harus dimasukkan ke navbar. Pilih bagian yang paling penting bagi pengunjung.
2. Gunakan Nama Menu yang Singkat
Gunakan kata yang langsung menjelaskan tujuan halaman. Contohnya, gunakan Kontak daripada nama menu yang terlalu panjang.
3. Kelompokkan Topik yang Berkaitan
Jika blog memiliki banyak kategori, pertimbangkan untuk mengelompokkannya. Struktur yang terorganisir akan lebih mudah dipahami daripada daftar kategori yang panjang.
4. Pastikan Setiap Link Berfungsi
Klik setiap menu setelah melakukan perubahan. Pastikan link tidak mengarah ke halaman yang salah, halaman kosong, atau alamat yang sudah tidak digunakan.
5. Periksa Tampilan di HP
Menu yang terlihat rapi di desktop belum tentu nyaman digunakan di layar kecil. Pastikan menu tidak menyebabkan halaman melebar secara horizontal dan semua item dapat diakses dengan mudah.
Contoh Struktur Navigasi Blog yang Sederhana
Untuk Blogger pemula, Anda dapat memulai dengan struktur seperti berikut:
| Menu | Tujuan | Jenis |
|---|---|---|
| Beranda | Halaman utama blog | Homepage |
| Blogger | Artikel dengan label Blogger | Label |
| SEO | Artikel dengan label SEO | Label |
| Tentang | Informasi mengenai blog | Halaman |
| Kontak | Informasi atau formulir kontak | Halaman |
Kesalahan yang Perlu Dihindari Saat Membuat Menu Blogger
1. Memasukkan Terlalu Banyak Menu
Navbar yang berisi terlalu banyak item dapat terlihat penuh dan sulit digunakan. Tidak semua kategori harus berada di menu utama.
2. Menggunakan Nama Menu yang Tidak Jelas
Nama menu sebaiknya mudah dipahami. Hindari istilah yang tidak menjelaskan isi halaman kecuali istilah tersebut memang sudah umum digunakan oleh pembaca blog Anda.
3. Membuat Link yang Tidak Sesuai
Pastikan teks menu sesuai dengan halaman tujuan. Jika menu bernama SEO tetapi mengarah ke halaman yang tidak berkaitan dengan SEO, pengunjung dapat merasa bingung.
4. Tidak Mengecek Versi Mobile
Kesalahan pada navigasi sering lebih terlihat di layar kecil. Menu yang terlalu panjang dapat membuat tampilan tidak nyaman atau bahkan menyebabkan masalah pada layout.
5. Mengubah HTML Tanpa Backup
Jika menu pada template harus diedit melalui HTML, sebaiknya simpan backup template terlebih dahulu. Dengan begitu, Anda memiliki salinan yang dapat digunakan jika terjadi kesalahan saat mengedit kode.
Checklist Menu Navigasi Blogger
Sebelum menganggap menu selesai, gunakan checklist berikut:
- Menu memiliki struktur yang mudah dipahami.
- Nama setiap menu jelas dan singkat.
- Setiap link mengarah ke halaman yang benar.
- Label digunakan secara konsisten.
- Tidak terlalu banyak item pada menu utama.
- Menu dapat digunakan dengan baik di desktop.
- Menu tetap nyaman digunakan di perangkat mobile.
- Tidak ada link yang mengarah ke halaman kosong atau salah.
- Template sudah dibackup sebelum mengubah HTML.
Apakah Menu Navigasi Blogger Berpengaruh pada SEO?
Menu navigasi bukan sekadar elemen dekorasi. Struktur navigasi yang jelas dapat membantu pengunjung menemukan konten yang berkaitan dengan kebutuhan mereka dengan lebih mudah.
Namun, membuat banyak menu atau memasukkan banyak keyword ke dalam navbar bukan berarti otomatis membuat blog lebih baik di mesin pencari. Fokus utamanya tetap pada struktur situs yang masuk akal, konten yang relevan, link yang berfungsi, dan pengalaman pengunjung.
Karena itu, buat menu berdasarkan kebutuhan pembaca terlebih dahulu. Optimasi sebaiknya mengikuti struktur konten yang memang sudah tersedia di blog.
FAQ tentang Menu Navigasi Blogger
Apakah Blogger bisa membuat menu navigasi tanpa coding?
Bisa, tergantung template yang digunakan. Beberapa template menyediakan pengaturan menu melalui elemen atau gadget pada Layout. Template lain mungkin membutuhkan perubahan pada HTML template.
Berapa banyak menu yang sebaiknya ditampilkan?
Tidak ada jumlah yang wajib untuk semua blog. Gunakan jumlah menu yang benar-benar diperlukan. Blog sederhana dapat dimulai dengan beberapa menu utama dan menambahkannya ketika konten berkembang.
Apakah kategori Blogger harus dimasukkan ke navbar?
Tidak harus. Kategori atau label dapat dimasukkan ke navigasi jika memang membantu pengunjung menemukan kelompok artikel tertentu. Jika jumlah kategorinya terlalu banyak, pilih beberapa kategori utama saja.
Bagaimana jika menu Blogger tidak muncul?
Periksa apakah link atau gadget menu sudah disimpan dengan benar. Jika menu berasal dari kode HTML template, periksa kembali struktur kode dan pastikan perubahan tidak merusak elemen navigasi. Jika sebelumnya melakukan perubahan besar pada template, backup dapat digunakan untuk mengembalikan kondisi sebelumnya.
Apakah menu Blogger harus dibuat responsif?
Sebaiknya menu dapat digunakan dengan nyaman pada berbagai ukuran layar. Pengunjung yang menggunakan smartphone harus tetap dapat membuka dan memilih menu tanpa mengalami masalah pada tampilan.
Apakah semua label harus dibuat menjadi menu?
Tidak. Label digunakan untuk membantu mengelompokkan artikel, sedangkan menu digunakan untuk membantu navigasi. Pilih label yang memang penting bagi pembaca untuk ditampilkan sebagai menu.
Kesimpulan
Membuat menu navigasi Blogger yang rapi tidak harus dimulai dengan struktur yang rumit. Untuk blog pemula, buatlah navigasi yang sederhana dengan beberapa menu penting seperti Beranda, kategori utama, Tentang, dan Kontak.
Gunakan label untuk mengelompokkan artikel berdasarkan topik dan pilih hanya kategori yang benar-benar membantu pembaca. Pastikan setiap link bekerja dengan baik, nama menu mudah dipahami, serta tampilan navigasi tetap nyaman digunakan pada perangkat mobile.
Jika menu harus diedit melalui HTML template, jangan lupa membuat backup terlebih dahulu. Dengan struktur yang sederhana dan terencana, navigasi blog akan lebih mudah digunakan sekaligus membantu pengunjung menemukan konten yang mereka butuhkan.
